Bengkayang,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar,– Organisasi Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) menggelar rapat umum terbatas yang berlangsung di kediaman pembina organisasi pada Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal serta mematangkan langkah organisasi ke depan.

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus dan perwakilan organisasi. Pertemuan ini juga menjadi forum koordinasi awal sebelum digelarnya rapat pimpinan yang melibatkan seluruh jajaran kepengurusan di berbagai tingkatan.
Dalam sambutannya, Presiden Mangkok Merah Borneo Bersatu, Diseniman Sanggup, S.H., menyampaikan bahwa rapat yang dilaksanakan kali ini masih bersifat terbatas dan belum melibatkan seluruh pengurus dari tingkat DPD, DPC hingga DPAC.
“Pertemuan hari ini hanya rapat terbatas sebagai langkah awal untuk melakukan koordinasi internal. Belum ada rapat pimpinan nasional maupun rapat pimpinan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk membahas berbagai hal terkait arah organisasi, termasuk rencana pembentukan struktur kepengurusan di sejumlah daerah.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan terkait legalitas organisasi Mangkok Merah Borneo Bersatu yang telah melalui proses administrasi hukum.
Disebutkan bahwa organisasi tersebut telah memiliki akta pendirian yang dibuat di hadapan Notaris Rudy Bonardy, S.H., M.M., M.KN., di Kabupaten Bengkayang pada 3 Desember 2025 dengan nomor AHU-0009398_AH.01.07 Tahun 2025.
Akta pendirian tersebut telah dilengkapi dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai dasar operasional organisasi.

Selain itu, pengurus juga menjelaskan bahwa proses administrasi organisasi masih terus berjalan, termasuk pengurusan sejumlah persyaratan di Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Salah satu yang sedang dipersiapkan adalah penentuan lokasi sekretariat organisasi.
Dalam rapat tersebut turut dibahas mengenai visi dan misi organisasi, struktur kepengurusan, serta rencana pembentukan kepengurusan di berbagai wilayah melalui DPD, DPC hingga DPAC.
Pengurus menegaskan bahwa sebelum proses pelantikan resmi dilaksanakan, organisasi belum dapat sepenuhnya menjalankan berbagai agenda struktural.
“Nantinya setelah semua persyaratan terpenuhi dan pelantikan dilakukan, barulah AD/ART secara lengkap akan dibagikan kepada seluruh pengurus di tingkat DPD, DPC dan DPAC,” jelasnya.
Rapat koordinasi tersebut rencananya akan dilanjutkan dengan pemaparan lebih lanjut oleh Panglima Tertinggi Mangkok Merah Borneo Bersatu terkait arah dan kebijakan organisasi ke depan.
Pewarta : Yohana Aya
Editor : Redaksi zonapos.co.id Kalbar



















