Pada hari sabtu 03/01/2026, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang bersama tim gabungan lintas instansi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komoditas pangan skala besar di Dermaga Pelabuhan Nusantara 02, Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 2 Januari 2026.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan ratusan ton bawang bombay ilegal dan barang campuran yang tidak dilengkapi dokumen resmi.Operasi ini merupakan hasil sinergi antara Lanal Semarang, Kodim 0733/KS, Karantina Kota Semarang, serta otoritas Pelabuhan Tanjung Emas.
Petugas mengintersepsi tujuh unit truk jenis Fuso yang baru saja turun dari kapal dengan rute perjalanan dari Pontianak, Kalimantan Barat.
Penangkapan bermula dari kecurigaan petugas saat melakukan pemeriksaan rutin pada pukul 10.30 WIB, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan fisik secara mendalam.
Dari hasil penggeledahan, ditemukan enam truk berisi bawang bombay dengan berat total mencapai 133,5 ton. Muatan tersebut diduga kuat tidak memiliki dokumen karantina serta izin edar yang sah.
Selain komoditas pangan, petugas juga menyita satu truk bermuatan limbah plastik yang dokumennya tidak lengkap.
Estimasi nilai ekonomi dari bawang bombay yang disita mencapai Rp 6,67 miliar berdasarkan harga pasar saat ini.
Keberhasilan penggagalan ini menjadi sangat krusial karena praktik penyelundupan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas harga pangan lokal dan melanggar prosedur karantina kesehatan tumbuhan yang ketat.
Saat ini, seluruh barang bukti beserta truk pengangkut telah diamankan di Kantor Karantina Pelabuhan Tanjung Emas untuk proses penyidikan lebih lanjut.Pihak berwenang juga tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap para sopir truk guna mengungkap aktor intelektual di balik jaringan perdagangan ilegal lintas pulau ini.
Langkah tegas ini sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk terus memperketat pengawasan jalur logistik laut dari segala bentuk praktik ilegal demi menjaga kedaulatan ekonomi nasional.
(Rls/Tim/Red)



















