Bogor, Gabungnyawartawanindonesia.co.id
Puluhan kader Asosiasi Penggerak Tambang Rakyat Indonesia (APTRINDO) menggelar Rapat konsolidasi dan Evaluasi program kerja dalam mensejahterakan para penambang tradisional (tambang Rakyat) yang berlangsung di Rumah makan Saung Ci Betoez di Jl. Raya Cigudeg Jasinga Setu Cigudeg Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Selasa, 06/10/2026.
Dalam Rapat tersebut, Ketua Umum APTRINDO Albert Alpian, S.Ag menyampaikan tentang pentingnya sosialisasi kepada para penambang tradisional untuk tetap menjaga kelestarian alam serta menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Albert juga mengintruksikan kepada seluruh kader APTRINDO agar terus mengajak kepada para pengelola tambang Rakyat agar sedikit demi sedikit untuk berbenah dalam ketaatan administrasi.
” Kita pahami betul, dalam keterbatasan saat ini para penambang Rakyat selalu di benturkan dengan berbagai macam aturan, namun ditengah minimnya sektor perekonomian di wilayah kita saat ini kita semua harus bersatu bersama-sama mendorong Aspirasi kepada pemerintah agar segera memberikan solusi terbaik supaya para penambang tradisional ini bisa nyaman bekerja untuk menghidupi keluarganya ” Kata Albert.
Ia juga menegaskan, pihak APTRINDO akan terus berkomitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan para penambang Rakyat dalam berjuang menghidupi keluarganya.
” Pertambangan tradisional diwilayah-wilayah terpencil ini adalah satu-satunya potensi warga dalam mencari nafkah serta menjadi satu satunya penghasilan untuk menjalankan roda perekonomian di wilayah setempat. Jadi kita harus perjuangkan ” Ungkap Albert.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum APTRINDO Eroy Baik Habibi, S.H., mengatakan dirinya siap menjalankan program kerja APTRINDO dalam memperjuangkan kesejahteraan para penambang Rakyat atau penambang tradisional.
” Kami akan terus melakukan sosialisasi serta edukasi kepada para penambang tradisional agar secara bertahap memenuhi syarat administrasi sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku ” Tegasnya.
(Jamal)










