BREAKING NEWS : GWI ACEH
Kapolsek Kuta Baro Iptu Dr. Junaidi Bersama Dekan FH Unaya Dr. Siti Tinjau Lokasi Rawan Kemacetan dan Gangguan Kamtibmas
Gabungnyawartawanindonesia.co.id |Jum’at ,2 Oktober 2026 | Kuta Baro, Aceh Besar — Usai pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) sebagai Kapolsek Kuta Baro, Iptu Dr. Junaidi, S.Sos., S.H., M.S.M., M.H., langsung turun ke lapangan dengan meninjau sejumlah lokasi yang dinilai rawan kemacetan dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), salah satunya di kawasan Jembatan Iri, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Kuta Baro bersama Dekan Fakultas Hukum Universitas Abulyatama (FH Unaya) Dr. Siti Rahma S.H., M.H., berdiskusi mengenai kondisi lalu lintas serta situasi kamtibmas di wilayah tersebut.
Iptu Dr. Junaidi menyampaikan bahwa menjaga harkamtibmas bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, serta mahasiswa.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para mahasiswa dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga Kecamatan Kuta Baro agar tetap aman, tertib, nyaman dan tentram. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, akademisi dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Iptu Dr. Junaidi.
Selain melakukan pemantauan langsung terhadap lokasi rawan kemacetan, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang berkembang melalui media digital, seperti judi online, pinjaman online ilegal, penipuan online, ujaran kebencian, serta berbagai bentuk kejahatan siber lainnya.
Ia mengimbau para orang tua agar memberikan perhatian dan pengawasan kepada anggota keluarga, khususnya anak-anak dan generasi muda, agar tidak terjerumus dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
“Kami mengajak seluruh keluarga untuk saling mengingatkan dan menjauhkan diri dari judi online, pinjol ilegal, penipuan online, ujaran kebencian dan bentuk kejahatan lainnya yang saat ini sangat meresahkan masyarakat,” tambahnya.
Iptu Dr. Junaidi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, cendekiawan, akademisi, serta seluruh komponen masyarakat Kecamatan Kuta Baro yang selama ini telah memberikan dukungan dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Menurutnya, upaya pencegahan berbagai bentuk kejahatan, khususnya kejahatan berbasis online, perlu dilakukan secara bersama-sama karena tidak hanya berdampak terhadap keamanan, tetapi juga dapat bertentangan dengan nilai-nilai agama, adat istiadat dan budaya Aceh.
“Dengan kebersamaan, kepedulian dan komunikasi yang baik antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat, Insyaallah Kuta Baro dapat terus menjadi wilayah yang aman, nyaman, tertib dan kondusif,” tutupnya.
-Kapolsek Kuta Baro -Dr.Junaidi (Waled)
-Reporter/Pers Media GWI-ACEH Wilayah Aceh : Kaperwil GWI-Mj Eric Karno










