Ketapang,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar – Polres Ketapang terus melakukan berbagai upaya dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya dengan menerapkan metode pemadaman menggunakan campuran air dan cairan X-Fire di kawasan lahan gambut.
Kegiatan pemadaman tersebut dilaksanakan di kawasan Kilometer 7, Jalan Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kamis (10/9/2026).
Pengaplikasian campuran air dan cairan X-Fire dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Ketapang, AKP Suyanto, didampingi Kasubagdal Ops AKP Sudi Suriyanto bersama lima personel Tim Samapta.
Tim melakukan penyemprotan pada area lahan gambut yang masih terdapat titik api maupun bara api. Campuran air dan cairan X-Fire digunakan untuk mempercepat proses pendinginan sekaligus mencegah munculnya kembali titik api di lokasi kebakaran.
Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan perbandingan satu drum air sebanyak 200 liter dengan 40 liter cairan X-Fire. Campuran tersebut kemudian diaduk hingga merata sebelum disemprotkan langsung ke permukaan lahan yang terbakar.
Penyemprotan dilakukan untuk memadamkan api serta bara yang diduga masih tersisa di dalam lapisan tanah gambut.
Kasat Samapta Polres Ketapang, AKP Suyanto, mengatakan Polres Ketapang akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan metode yang dinilai efektif dalam penanganan karhutla.
Menurutnya, penggunaan campuran air dan cairan X-Fire menjadi salah satu metode yang diterapkan untuk membantu mempercepat proses pendinginan pada lahan terbakar serta mengantisipasi munculnya kembali titik api.
“Polres Ketapang akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan metode yang efektif dalam penanganan karhutla. Penggunaan campuran air dengan cairan X-Fire ini merupakan salah satu upaya untuk mempercepat proses pendinginan serta mencegah munculnya titik api kembali,” ujarnya kepada awak media, Jumat (11/9/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran melalui Call Center Polri 110.
Polres Ketapang, lanjutnya, akan terus bersinergi bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, pihak perusahaan dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
Sinergi tersebut diharapkan dapat menjaga lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Kabupaten Ketapang.
Reporter: Andus Moncol
Editor : Rinto Andreas










