BREAKING NEWS : GWI ACEH
Dr. Junaidi Menyampaikan Pentingnya Memuliakan Guru dengan Bersilaturahmi
Banda Aceh,11 Juli 2026 | Gabungnyawartawanindonesia.co.id|Dalam silaturahminya bersama Ustaz H. Zul Arafah, Dr. Junaidi Pama Ditreskrimsus Polda Aceh menyampaikan bahwa salah satu jalan meraih ridha Allah SWT adalah dengan senantiasa memuliakan para guru melalui silaturahmi. Menjalin hubungan baik dengan para alim ulama, para guru, para pimpinan, serta para sahabat merupakan amalan yang membawa keberkahan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menjadi sarana memperoleh nasihat serta ilmu yang bermanfaat.
Menurut beliau, Aceh sebagai daerah yang memiliki kekhususan dengan kearifan lokal yang kuat telah lama dikenal sebagai Serambi Makkah, yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat istiadat, dan budaya saling menghormati. Tradisi silaturahmi masyarakat Aceh hingga kini masih sangat kuat. Hal ini terlihat dari kebiasaan masyarakat berkumpul di warung kopi, siang maupun malam, untuk berdiskusi, bermusyawarah, bertukar pikiran, saling berbagi pengalaman, serta mempererat tali persaudaraan.
Dr. Junaidi yang akrab disapa Waled, sekaligus Pembina Rumah Tahfiz Raudhatul Qur’an Komplek Bharadaksa, Aceh Besar, berharap agar setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui musyawarah dengan mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan, sehingga tidak sampai memutuskan hubungan silaturahmi. Menurut beliau, persaudaraan adalah nikmat Allah SWT yang harus dijaga, dipelihara, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Selain itu, beliau juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi berbagai bentuk kejahatan digital yang semakin marak, seperti judi online (judol), pinjaman online ilegal (pinjol), ujaran kebencian, penipuan berkedok asmara (love scam), investasi bodong, berbagai bentuk scamming, serta tindak kejahatan siber lainnya. Menurutnya, selain menimbulkan kerugian materi, perbuatan tersebut juga dapat merusak akhlak, menghancurkan keharmonisan keluarga, memecah persaudaraan, dan memutuskan tali silaturahmi di tengah masyarakat.
Beliau juga mengajak seluruh umat Islam untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak zikir, mencintai Rasulullah SAW dengan memperbanyak shalawat, serta mencintai diri sendiri dengan memperbanyak istigfar. Ketiga amalan tersebut menjadi bekal untuk membersihkan hati, menguatkan iman, menenangkan jiwa, serta membentuk pribadi yang berakhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir penyampaiannya, Dr. Junaidi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan silaturahmi sebagai budaya yang terus hidup di tengah masyarakat. Dengan persaudaraan yang kokoh dan hati yang senantiasa mengingat Allah SWT, diharapkan masyarakat Aceh akan semakin damai, bermartabat, dan penuh keberkahan.
Selanjutnya, Dr. Junaidi menjelaskan bahwa seseorang tidak perlu menunggu dirinya sempurna untuk berada di lingkungan yang baik. Justru dengan bergaul bersama orang-orang saleh, para guru, dan para pencinta ilmu, seseorang akan terdorong untuk terus memperbaiki diri.
Beliau berpesan, “Bergaullah dengan orang-orang baik, meskipun kita merasa belum menjadi orang yang baik. Lingkungan yang baik akan mengajak kita menuju kebaikan. Ingatlah, hanya Allah SWT yang mengetahui hakikat diri dan aib setiap hamba. Oleh karena itu, jangan mudah menghakimi orang lain atau merasa lebih baik dari orang lain. Teruslah memperbaiki diri, bersikap rendah hati, dan memohon kepada Allah SWT agar menutupi segala aib kita serta membimbing langkah menuju ketakwaan.”
Untuk mewujudkan hal tersebut, beliau mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menghadiri majelis-majelis ilmu, pengajian, dan tausiah sebagai sarana menambah ilmu agama, memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan nilai ibadah. Menurutnya, majelis ilmu bukan hanya tempat menimba pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah memperkokoh ukhuwah Islamiyah, saling menasihati dalam kebaikan, dan membangun masyarakat yang harmonis, religius, serta penuh kasih sayang.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada kita untuk menjaga silaturahmi, memuliakan para guru dan ulama, serta mengistiqamahkan lisan dan hati dalam berzikir, bershalawat, dan beristigfar sehingga kita termasuk hamba-hamba yang memperoleh rahmat, keberkahan, dan ridha-Nya. Semoga Allah SWT juga menghimpunkan kita dalam majelis-majelis ilmu yang penuh keberkahan, mempertemukan kita dengan orang-orang saleh, melapangkan rezeki, mempersatukan hati, serta menjadikan Aceh sebagai negeri yang senantiasa damai, religius, dan diberkahi. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.”
-Reporter/Pers Media GWI-ACEH Wilayah Aceh : MJ Eric Karno
-Sumber/Rilis/Photo : Waled Aceh
-RedaksiNasional : Gabungnya Wartawan Indonesia.co.id










