Sanggau,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar, – Ketua DPC Mangkok Merah Kabupaten Sanggau, Lapior, memimpin langsung kehadiran jajaran pengurus inti dan anggota DPC Mangkok Merah Kabupaten Sanggau dalam Pekan Gawai Kecamatan Jangkang ke-1 Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau.Rabu 1/6/2026.
Kegiatan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara serentak di tingkat kecamatan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Jangkang dalam melestarikan adat, budaya, dan tradisi leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.
DPC Mangkok Merah Kabupaten Sanggau turut ambil bagian dalam berbagai rangkaian kegiatan, termasuk memeriahkan karnaval budaya yang menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan Pekan Gawai. Kehadiran rombongan Mangkok Merah mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memadati lokasi acara.
Ketua DPC Mangkok Merah Kabupaten Sanggau, Lapior, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Pekan Gawai Kecamatan Jangkang yang pertama kali dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan seluruh desa di wilayah kecamatan tersebut.
“Kami bersyukur dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Pekan Gawai Kecamatan Jangkang ke-1 Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, dan melestarikan budaya Dayak agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Lapior.
Pekan Gawai Kecamatan Jangkang ke-1 Tahun 2026 diikuti oleh sebelas desa, yaitu Desa Jangkang Benua, Desa Katori, Desa Terati, Desa Tanggung, Desa Sape, Desa Semombat, Desa Pisang, Desa Selampong, Desa Semirau, Desa Empiyang, dan Desa Balai Sebut.
Selain partisipasi masyarakat dari berbagai desa, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah organisasi kemasyarakatan yang ikut memeriahkan acara, di antaranya DPC Mangkok Merah Kabupaten Sanggau dan Tentara Berani Borneo Rajakng (TBBR).
Acara semakin semarak dengan kehadiran Bupati Sanggau beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sanggau yang memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya dan adat istiadat masyarakat Dayak di wilayah tersebut.
Berbagai pertunjukan seni tradisional, pawai budaya, dan kegiatan adat mewarnai jalannya Pekan Gawai. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara yang berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Lapior berharap Pekan Gawai Kecamatan Jangkang dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana memperkuat identitas budaya, mempererat hubungan antar warga, serta menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mendorong kemajuan daerah.
“Pekan Gawai bukan hanya perayaan adat, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebanggaan masyarakat dalam menjaga warisan budaya leluhur. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
Pewarta : Lapior










