Bengkayang,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar-,Keberadaan sebuah tiang yang miring dan nyaris tumbang di wilayah Kabupaten Bengkayang menuai perhatian masyarakat. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai pihak yang bertanggung jawab atas tiang tersebut setelah pihak PLN dan Telkom memberikan keterangan yang berbeda saat dikonfirmasi media, Jumat (5/6/2026).
Informasi yang dihimpun, awak media telah mengonfirmasi kondisi tiang tersebut kepada pihak Telkom pada 10 Mei 2026. Menanggapi hal itu, pihak Telkom menyampaikan bahwa berdasarkan foto yang diterima, tiang tersebut diduga bukan milik Telkom.
“Terima kasih infonya. Kalau kami lihat sekilas dari foto, bentuk tiangnya bukan milik Telkom, Pak. Karena kalau tiang kami selalu ada cat merah putihnya. Namun akan tetap kami cek ke lapangan. Boleh share lokasinya, Pak?” demikian jawaban yang disampaikan pihak Telkom pada 11 Mei 2026.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, pihak PLN Unit Bengkayang menyatakan bahwa tiang yang dimaksud merupakan milik Telkom.
“Yang tiang kurus itu punya Telkom, Pak,” ujar salah satu pihak PLN saat memberikan keterangan kepada media.
Perbedaan jawaban dari kedua instansi tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Warga menilai belum ada kepastian mengenai siapa pemilik tiang yang kondisinya dinilai membahayakan pengguna jalan.
Situasi tersebut memunculkan berbagai asumsi di masyarakat. Sebagian warga mempertanyakan mengapa hingga kini belum ada tindakan perbaikan, sementara kondisi tiang semakin mengkhawatirkan.
“Jangan sampai menunggu ada korban baru diperbaiki. Ini menyangkut keselamatan pengguna jalan,” ungkap salah seorang warga yang melintas di lokasi.
Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh dan memberikan kepastian mengenai status kepemilikan tiang tersebut. Selain itu, warga meminta agar langkah penanganan segera dilakukan guna mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak terkait mengenai hasil pengecekan lapangan maupun rencana perbaikan terhadap tiang yang dilaporkan miring dan nyaris tumbang tersebut.
Pewarta: Yohanes Aya,Albertus Aji
Editor : Rinto Andreas










