Gabungnyawartawanindonesia.co.id – Lombok Timur – Pendopo Bupati Lombok Timur menjadi tempat berlangsungnya pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan para kepala lingkungan dari Kecamatan Selong serta Labuhan Haji pada Selasa (12/05/2026). Kegiatan itu digelar untuk mempererat koordinasi sekaligus menampung berbagai masukan dari aparat lingkungan terkait pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam arahannya menyampaikan bahwa kepala lingkungan memiliki posisi penting dalam mendukung jalannya pemerintahan di tingkat bawah. Menurutnya, keberhasilan sejumlah program daerah tidak terlepas dari keterlibatan aktif aparat lingkungan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memaparkan kondisi keuangan daerah yang saat ini menghadapi tantangan akibat pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan pelayanan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas, termasuk pembiayaan program BPJS kesehatan.
Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran BPJS mengalami peningkatan cukup besar dibanding tahun sebelumnya. Untuk itu, Pemkab Lombok Timur terus mencari peluang dukungan anggaran dari pemerintah pusat serta membuka ruang kerja sama dengan investor guna membantu pembiayaan pembangunan daerah.
Salah satu upaya yang tengah dilakukan ialah pengajuan program pengelolaan sampah modern melalui skema hibah Local Service Delivery Improvement Program (LSDP) dari Bank Dunia. Program tersebut diharapkan mampu mengubah pengelolaan sampah menjadi sumber energi listrik sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah.
Selain membahas persoalan anggaran dan pelayanan masyarakat, pemerintah daerah juga memperkenalkan sejumlah rencana penataan kawasan Kota Selong. Di antaranya pembangunan Masjid Agung Al-Mujahidin Selong serta revitalisasi Gedung Wanita atau MAIS menjadi gedung serbaguna yang lebih modern dan representatif.
Pemkab Lombok Timur juga berencana memindahkan Kantor Camat Selong. Lokasi kantor lama nantinya akan dimanfaatkan sebagai kawasan kuliner untuk mendukung penataan pusat kota agar lebih tertata dan menarik.
Dalam forum tersebut, Bupati turut menyampaikan rencana peningkatan kesejahteraan kepala lingkungan. Pemerintah daerah berencana mengikutsertakan kepala lingkungan dalam program BPJS Ketenagakerjaan serta memperpanjang masa jabatan mereka menjadi delapan tahun dengan syarat tertentu.
Selain itu, insentif pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi kepala lingkungan di Kecamatan Selong juga akan disesuaikan menjadi 8 persen agar setara dengan yang diterapkan di Kecamatan Labuhan Haji.
Pertemuan tersebut dihadiri puluhan kepala lingkungan dari berbagai kelurahan yang menyampaikan sejumlah aspirasi dan harapan terkait pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing.(red)










