Tim Cobra Polres Binjai Ringkus Begal Brutal, Publik Apresiasi Gerak Cepat Aparat Sapu Kejahatan Jalanan

banner 468x60

Binjai | Gabungnyawartawanindonesia.co.id — Langkah cepat dan tegas yang dilakukan Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai dalam memburu pelaku begal akhirnya mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Di tengah meningkatnya keresahan warga akibat maraknya aksi kriminal jalanan, keberhasilan aparat meringkus para terduga pelaku dinilai menjadi bukti bahwa Polres Binjai tidak tinggal diam menghadapi teror begal yang semakin brutal.

Penangkapan dilakukan pada Selasa, 12 Mei 2026 di kawasan Km 13,5 Jalan Medan–Binjai, Pasar Besar Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam video yang beredar di masyarakat, para pelaku tampak berhasil diamankan aparat setelah sebelumnya diduga terlibat dalam serangkaian aksi begal yang meresahkan warga Kota Binjai.

Keberhasilan Tim Cobra ini menjadi sorotan publik, terlebih setelah kasus pembegalan terhadap seorang pelajar SMA Negeri bernama Yudha, warga Jalan Sawo 3, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, sempat memicu kemarahan masyarakat.

Korbandibegal di kawasan perkuburan Titi Baru, Kecamatan Binjai Barat, pada Senin pagi (11/5/2026) saat hendak melintas menuju Titi Baru Berngam sekitar pukul 07.00 WIB.

Dalam aksi brutal tersebut, pelaku menabrak sepeda motor Honda Vario milik korban dari belakang sebelum merampas kendaraan itu. Tidak hanya itu, korban juga mengalami luka bacok pada kedua lengannya akibat serangan senjata tajam jenis parang.

Aksi sadis tersebut sempat membuat masyarakat khawatir karena para pelaku dinilai semakin nekat dan tidak segan melukai korban demi menguasai sepeda motor.

Namun gerak cepat Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai akhirnya berhasil menjawab keresahan publik. Dari hasil pemeriksaan awal, para pelaku bahkan disebut mengakui telah beberapa kali melakukan aksi begal di wilayah Kota Binjai.

Diketahui, kedua pelaku yang berhasil diamankan merupakan warga Kelurahan Limau Sundai, dan seorang pelaku lainnya disebut berasal dari warga Km 13,5 Kabupaten Deli Serdang.

Tidak hanya kasus yang menimpa Yudha, seminggu sebelum kejadian tersebut aksi pembegalan juga dialami anak lelaki dari Putra Irdiansyah, warga Jalan Kemuning, Kecamatan Binjai Utara.

Peristiwa itu terjadi di depan Rumah Makan Mbak Nur, Pasar IV Tandem. Dalam kejadian tersebut, korban juga kehilangan sepeda motor setelah menjadi sasaran pelaku begal.

Meski keberhasilan penangkapan ini mendapat apresiasi, masyarakat menilai pekerjaan aparat penegak hukum masih belum selesai. Hingga kini, pelaku begal di kawasan Titi Rumah Potong, Payaroba, dengan korban seorang warga Kabupaten Langkat disebut masih belum berhasil diungkap.

Begitu juga dengan pelaku begal di kawasan simpang RM Mbak Nur Tandem, Kecamatan Binjai Utara, yang hingga saat ini juga belum terungkap sepenuhnya.

Kondisi tersebut membuat masyarakat berharap Polres Binjai terus melakukan pengembangan dan operasi besar-besaran untuk membongkar seluruh jaringan begal yang selama ini meresahkan warga.

Kami apresiasi Tim Cobra Polres Binjai yang bergerak cepat menangkap pelaku. Tapi kerja belum selesai. Masih ada pelaku lain yang harus diburu sampai tertangkap,” ujar salah seorang warga.

Publik kini berharap keberhasilan ini menjadi awal dari tindakan tegas berkelanjutan dalam memberantas aksi begal di Kota Binjai, sehingga masyarakat dapat kembali merasa aman saat beraktivitas di jalanan tanpa dihantui ketakutan menjadi korban berikutnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *