banner 728x250

Mahasiswa Desak Polda Sulsel Sidak Tambang Ilegal di Bulukumba

banner 120x600
banner 468x60

Makassar, gabungnyawartawanindonesia.co.id – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Polda Sulawesi Selatan pada Jumat (13/03/2026). Aksi tersebut mengangkat grand isu “Bulukumba Darurat: Bongkar Mafia Tambang Ilegal di Kabupaten Bulukumba.”

Dalam aksi tersebut, Jenderal Lapangan Zul Jalali Wal Ikram menegaskan bahwa maraknya aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Bulukumba tidak boleh lagi dibiarkan tanpa penindakan tegas dari aparat penegak hukum.

banner 325x300

Menurutnya, berbagai informasi dan temuan di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas tambang ilegal masih terus beroperasi di sejumlah wilayah di Bulukumba dan diduga melibatkan berbagai pihak.

“Kami mendesak Kapolda Sulawesi Selatan agar segera turun langsung melakukan sidak terhadap sejumlah tambang ilegal yang beroperasi di Kabupaten Bulukumba. Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih, dan seluruh pihak yang terlibat harus diperiksa secara transparan,” tegas Zul Jalali Wal Ikram di sela-sela aksi.

Ia juga menilai bahwa keberadaan tambang ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi ekonomi, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan serta menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, massa aksi meminta Bidpropam Polda Sulsel dan Ditreskrimsus untuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui atau bahkan membiarkan aktivitas tambang ilegal tersebut terus beroperasi.

“Jika benar ada praktik setoran atau pembiaran terhadap aktivitas tambang ilegal, maka itu merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hukum dan harus ditindak secara tegas,” lanjutnya.

Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Sulsel menegaskan akan terus mengawal persoalan tambang ilegal di Bulukumba hingga aparat penegak hukum benar-benar melakukan langkah konkret untuk menertibkan dan menindak seluruh pelaku yang terlibat.

Aksi tersebut juga menjadi bentuk komitmen mahasiswa untuk mengawal penegakan supremasi hukum di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Bulukumba, agar tidak ada lagi praktik mafia tambang yang merugikan masyarakat dan negara.

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP