Gabungnyawartawanindonesia.co.id. BANDA ACEH – Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, menghadiri secara langsung Pembukaan Aceh Ramadhan Festival 2026 yang berlangsung khidmat dan penuh semarak di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Minggu (01/03/2026).
Kehadiran Drs. Suradji Junus didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang sebagai,Harry Susethia,S.T.,M.T., bentuk komitmen dan dukungan Pemerintah Kota Sabang terhadap agenda keagamaan berskala provinsi yang menjadi ikon syiar Islam di Aceh.
Aceh Ramadhan Festival 2026 menjadi momentum strategis dalam memperkuat nilai-nilai religius, membangun kebersamaan umat, serta menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM selama bulan suci Ramadhan. Ribuan masyarakat tampak memadati kawasan masjid kebanggaan rakyat Aceh tersebut, menciptakan suasana religius yang sarat makna dan kebersamaan.
Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Sabang Drs. Suradji Junus, Menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival yang dinilai mampu memadukan unsur ibadah, budaya Islami, dan penguatan ekonomi masyarakat.
“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan momentum mempererat ukhuwah. Kegiatan seperti Aceh Ramadhan Festival ini sangat positif, tidak hanya sebagai ajang syiar Islam, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi umat dan promosi wisata religi di Aceh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sabang siap terus bersinergi dalam mendukung program-program keagamaan dan pariwisata religi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pembukaan festival berlangsung dengan rangkaian kegiatan Islami, tausiyah, serta berbagai agenda bernuansa religi yang memperkuat identitas Aceh sebagai daerah bersyariat Islam. Semangat kebersamaan yang terpancar dalam kegiatan ini menjadi simbol kuatnya komitmen pemerintah dan masyarakat dalam memaknai Ramadhan sebagai bulan peningkatan iman, solidaritas, dan produktivitas.
Dengan kehadiran Wakil Wali Kota Sabang ,Drs.Suradji Junus dalam agenda tersebut, Pemerintah Kota Sabang kembali menegaskan perannya dalam mendukung program strategis keagamaan tingkat provinsi, sekaligus mempererat hubungan antar daerah dalam bingkai persaudaraan dan pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai Islami.
(Reporter Eric Karno)



















