Temanggung ll gabungnyawartawanindonesia.co.id ll Warga Desa Gentan, Kecamatan Kranggan, Temanggung, Jawa Tengah, kembali memprotes penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dianggap tidak tepat sasaran. Banyak warga yang merasa tidak puas dengan penyaluran bantuan tersebut, karena lebih banyak dinikmati oleh orang-orang yang sudah mapan, sedangkan warga yang benar-benar membutuhkan tidak mendapatkan bantuan.
“Yang mendapatkan bantuan justru orang-orang yang hidupnya sudah kecukupan dan memiliki rumah mewah, sedangkan warga yang hidupnya serba kekurangan tidak pernah merasakan program-program bantuan dari pemerintah,” kata salah satu warga.
Warga juga mempertanyakan proses penyaluran bantuan yang dianggap tidak transparan dan tidak sesuai prosedur. Mereka meminta agar pemerintah melakukan audit dan kroscek terhadap penyaluran dana bantuan tersebut, agar di masa depan penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih profesional dan tidak ada lagi penyalahgunaan.
Saat dikonfirmasi, pihak desa membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa data penerima bantuan berasal dari atas dan desa hanya menerima barcode untuk membagikan bantuan. Namun, warga tetap meminta agar pemerintah melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas terhadap penyalahgunaan bantuan tersebut.(Dikin)
B*UPDATE:* Warga Desa Gentan, Kecamatan Kranggan, Temanggung, Jawa Tengah, 26 November 2025.
GWI.Red.
















